Sunday, 23 November 2014

Cinta

Cinta bagi saya adalah dimana saya sangat merindukan ia yang bahkan tak pernah saya ingat rupa dan tingkahnya..

Ia yang dari cerita sangat menyayangi saya melebihi segala yg ada didunia..
Ia yang berbahagia melihat saya ada dihidupnya..

Ah rasanya tak mungkin ini cinta..
Mengingatnya saja tidak..

Hmmm...
Apa yang tak mungkin?? Itu mungkin saja.. karena ia yg saya rindukan adalah seseorang yg saya cintai karena Alloh SWT..

Memang tak sempat saya mengenal dan mengingatnya..
Namun rasa rindu ini tahu bahwa ia pantas di cinta..

Ya.. ialah Aby yang selalu saya tunggu datangnya di mimpi indah..

*sayangilah ayah selagi ia disamping anda..*

Thursday, 13 November 2014

Tips Atasi Rambut Rontok

Assalamualaikum everyone..

Saya mau membagi informasi dan pengalaman lagi nih..
Mungkin InsyaAlloh berguna untuk kalian yang mempunyai masalah kerontokan rambut..
Saya sendiri adalah pengguna hijab sejak tahun 2006.. tepatnya ketika saya masih duduk dikelas 1 SMA..

Saya ingat betul, ketika awal memakai hijab, saya sangat tidak memperhatikan kesehatan rambut.. Rambut saya yang panjang dan tebal sering kali  diikat dan dibungkus hijab dalam keadaan basah setelah keramas.. Hal itu karena saya memang tidak ada waktu untuk mengeringkannya, takut terlambat ke sekolah.. So, rambut saya terbungkus selama hampir satu hari penuh dengan keadaan masih basah..

Namun 5 tahun kemudian, rambut saya mulai mengalami kerontokan yang sangat banyak.. tidak hanya pada saat disisir, tetapi saat dipegang pun terkadang rontok..


[http://www.artikelkesehatan99.com/rambut-rontok-dan-cara-mengatasinya/]


Pada saat itu, saya mulai memperhatikan rambut saya.. mulai dari gonta-ganti sampo anti hairfall hingga minum vitamin dan ke dokter pun dilakukan..
Katanya sih selain tidak memperhatikan rambut seperti mengikat rambut pada keadaan basah tadi, kemungkinan saya kekurangan zat besi..

Tapi, alhamdulillah mulai 2 bulan lalu kerontokan dirambut sangat berkurang.. dan kini rambut mulai lebat..

caranya adalah

  1. Jangan mengikat dan memakai hijab ketika rambut basah atau setelah keramas namun belum kering... Rambut yang basah sebaiknya dikeringkan dulu baik dengan cara di diamkan hingga kering sendiri ataupun menggunakan alat bantu seperti kipas angin atau hair dryer..
  2. Jangan menyisir rambut yang masih basah..
  3. Pakai sampo Zinc regrow (warna biru tua).. ampuh.. (bukan iklan loh).. tapi ini berdasarkan pengalaman saya kawan..
  4. Banyak makan yang mengandung zat besi... (coba search sendiri yaa hehe)


Sekarang sih rambut saya sudah kembali sehat alhamdulillah..

Bagaimanapun rambut tetap mahkota perempuankan meskipun memakai hijab :)

Cerita dari Malaysia: Pengalaman Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Negara Malaysia


1003758_409626242480078_424353671_n
Di depan Bagian Sumber Manusia PNM

Ilmu Perpustakaan, sudah hampir 7 Semester (2013) saya kuliah di jurusan ini. Salah satu kegiatan “terpenting” di jurusan yang merupakan ilmu terapan ini adalah Praktek Kerja Perpustakaan/Arsip. Setiap mahasiswa boleh menentukan sendiri Perpustakaan maupun Lembaga Kearsipan yang akan menjadi tempat praktek selama minimal 6 minggu.

Saya mempunyai teman dekat bernama Umi Nurchayati, kami pun memutuskan menjadi satu tim dalam PKL ini. Praktek kerja perpustakaan yang saya lakukan memang butuh biaya yang tidak sedikit. Namun untuk belajar tidak hanya ilmu formal mengenai ilmu perpustakaan tetapi juga budaya organisasi maupun masyarakat negara lain dan kemandirian hidup dirantau maka saya memilih PKL di Perpustakaan Negara Malaysia, itulah yang menjadi motivasi awal saya memilih untuk praktek kerja perpustakaan di Malaysia.

Hal itu membuat saya dan teman saya berusaha mencari donatur untuk belajar ke sana dan mencari informasi tentang perpustakaan negara malaysia melalui senior yang 2 tahun sebelumnya telah melaksanakan pkl disana dan mencari informasi melalui internet.

Tepat hari Sabtu tanggal 22 Juni 2013, kami berangkat dari bandara Soekarno Hatta menuju bandara internasional Kuala Lumpur (Kuala Lumpur International Airport). Dan dimulailah cerita yang akan menjadi pengalaman bagi saya selama di Malaysia.

Kami memulai praktek pada hari Senin tanggal 24 Juni 2013. Kami disambut oleh bagian sumber manusia yang sangat ramah menyambut kedatangan pertama kami di perpustakaan negara malaysia. Bagi saya sendiri, inilah pengalaman pertama berinteraksi secara langsung dengan orang malaysia yang sering disebut satu rumpun dengan orang Indonesia yaitu rumpun melayu. Hal itu dikarenakan dari segi perawakan, bahasa dan budaya memang memiliki banyak kesamaan.

Pada awalnya, saya masih kurang cepat dalam memahami bahasa Malaysia saat berbincang dengan pusakawan PNM, namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena Encik (bapak) dan Puan (ibu) yang berinteraksi dengan saya sudah tidak asing dengan bahasa Indonesia sehingga dapat membantu saya untuk dapat memahami beberapa kata yang belum saya mengerti begitupun sebaliknya.

Kembali ke Proses yang saya lalui untuk mengajukan permohonan praktek kerja perpustakaan disana, mulai dari mengirim email ke bagian sumber manusia PNM, konfirmasi via telpon, tidaklah sulit dan lama yaitu tidak lebih dari seminggu kami sudah mendapat konfirmasi dari pihak PNM atas pertanyaan dan pengajuan kami. Hal ini dikarenakan mereka telah menerapkan ISO 9001: 200… Itu merupakan standar dari ….. (lupaa.. hehe) bagi suatu organisasi agar dapat menjalankan kerjanya sesuai yang diatur oleh ISO demi tercapainya kinerja yang baik dan memuaskan serta memenuhi target dan tujuan organisasi tersebut.

Disana, semua bagian yang kami datangi menyambut dengan positif kunjungan belajar yang kami lakukan. Banyak ilmu dan informasi yang kami dapat dan praktekkan disana seperti di bagian pengolahan, pelayanan dan pemuliharaan. Secara garis besar semua kegiatan yang dilakukan di PNM dalam proses pengolahan hingga pelayanan bahan pustaka dan informasi kepada pemustaka adalah sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) meskipun dibeberapa aspek PNM lebih unggul dari PNRI. Tahun 2011 lalu saya sudah pernah magang di PNRI selama 1 bulan saat libur semester 2, jadi saya tahu bagaimana keadaan perpustakaan nasional di Indonesia.

1002455_405187152923987_2035840578_n
Zahra & Umi (tengah) bersama pegawai bagian Pemuliharaan PNM



Hal menarik yang saya temukan di PNM adalah gaya berpakaian pegawai disana. Bagi pegawai perempuan menggunakan baju kurung Malaysia, tidak hanya yang berhijab tetapi juga yang tidak berhijabpun menggunakannya karena itu adalah baju khas Malaysia, begitupun bagi yang laki-laki, mereka menggunakan baju khas Malaysia. Saya sangat suka melihat pakaian pegawai perempuan yang memakai baju kurung khas Malaysia dengan beragam warna yang cerah dan panjang menutupi aurat. 

Selain itu desain interior perpustakaan membuat saya kagum. Untuk interior, sebenarnya merupakan hal sederhana yang mereka terapkan untuk interior di dinding maupun langit-langit di hampir seluruh ruangan yang saya singgahi dari PNM. Namun hal tersebut memberikan makna mendalam dan renungan bagi saya pribadi. Hampir seluruh dinding terpasang bingkai foto Raja dan Perdana Menteri Malaysia, rukun negara Malaysia serta di langit-langit terdapat bendera kebangsaan malaysia yang cukup besar. Tidak hanya di langit-langit saja tetapi di sudut-sudut meja kerja masing-masing pegawai ada bendera Malaysia berukuran kecil yang terpasang. Saya melihat hal ini menjadi salah satu cara sebuah bangsa untuk melahirkan nasionalisme kebangsaannya melalui hal kecil seperti itu sehingga dapat senantiasa mengingatkan dan melahirkan suasana kebangsaan dengan tujuan agar kecintaan terhadap bangsa dan negara tinggi. Bangunan utama PNM pun juga berbentuk sangat unik yang mempunyai makna dan kekhasan tersendiri.

Rasa penasaran menghantui saya tentang kebijakan pemasangan bendera, foto dan rukun negara tersebut. Lalu saya bertanya ke banyak pegawai yang menjadi pembimbing saya di sana. Dan saya sangat terkejut dengan jawaban yang sama yang diberikan oleh mereka. Untuk bendera misalnya, tidak ada kebijakan khusus yang harus memasang bendera kebangsaan Malaysia sepanjang tahun. Biasanya bendera tersebut dipasang saat akan memperingati hari kemerdekaan Malaysia setiap tahunnya dan setelah beberapa pekan akan kembali di turunkan. Namun berbeda dengan dua tahun lalu, bendera-bendera tersebut membuat rasa bangga tersendiri dan memberikan semangat sehingga tidak lagi dilepas dan hingga saat ini masih terpasang di seluruh bagian ruangan, itulah pengakuan dari beberapa pegawai yang saya tanyai.

Mungkin hal tersebut bisa diterapkan di perpustakaan Indonesia, tentunya dengan harapan dengan menerapkan interior seperti PNM yaitu dengan memasang bendera merah-putih dapat meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa dan negara, negara Indoensia dan menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi.

Dalam hal pelayanan kepada penggunanya, PNM juga sudah menerapkan book drop di beberapa tempat umum. Hal ini memudahkan anggotanya dalam pengembalian buku tanpa harus ke perpustakaan. Book drop adalah sebuah boks tempat pengembalian buku dengan mesin yang tersistem otomatis dan ditempatkan dibeberapa tempat umum dengan tujuan memudahkan pengguna perpustakaan yang akan mengembalikan buku. Selain itu PNM juga mempunyai beberapa buah mesin otomatis untuk meminjam buku yang ditempatkan diruang peminjaman sehingga dapat mempercepat pengguna di perpustakaan dalam melakukan transaksi peminjaman buku di perpustakaan.

Untuk warga negara asing pun dapat menjadi anggota perpustakaan di sana. Caranya juga sangat mudah, tetapi saya baru mencoba lewat manual saja yaitu dengan mendaftarkan diri secara langsung di kounter pendaftaran di PNM dengan menunjukkan Paspor dan KTP Indonesia. Petugas memproses pembuatan kartu keanggotaan hanya dalam 5 menit saja tanpa biaya registrasi dan saya pun akan memiliki akses menikmati fasilitas dan layanan perpustakaan, salah satunya peminjaman buku. Kalau ingin tahu lebih mengenai PNM, silahkan kunjungi www.pnm.gov.my.

Selain itu saya juga sempat mengunjungi teman saya, Vika Amalia Rahman, PSIP 2010 yang Praktek Kerja Perpustakaan di Perpustakaan Nanyang Technology University, Singapura. Tidak banyak memang yang dapat saya ceritakan. Namun dari yang terlihat adalah perpustakaan ditempatkan dalam sebuah kawasan yang terintegrasi dengan berbagai sarana dan fasilitas yang sangat memadai. Saya sangat tertarik dengan hal itu karena menurut saya mahasiswa tidak akan bosan dengan lingkungan kampus jika mempunyai sarana pendukung belajar seperti itu. Perpustakaan berada dekat dengan Foodcourt, taman tertutup dengan Wifi, ruang terbuka yang di desain cukup cantik, dll sehingga membuat kenyamanan tersendiri bagi mahasiswa dan pengunjungnya.

Sekian pengalaman yang bisa saya ceritakan. Terlalu banyak pengalaman berharga yang tidak bisa saya tuliskan semua disini. Semoga melalui berbagai pengalaman hidup yang kita lewati dapat menjadi pelajaran berarti di masa depan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Mari berbagi kisah pengalaman....  sukses untuk semua! Semoga bermanfaat :)



Salam,
Zahraniz Muhammad :)

1013563_405187172923985_1585715649_n
Zahra (tengah) bersawa pegawai PNM di meja Informasi pusat PNM

Wednesday, 12 November 2014

Kecelakaan di Rel Kereta Stasiun Citayam

Hari ini, Rabu, 12 November 2014, sekitar pukul 8.15 WIB..

Saya tiba di Stasiun Citayam pada pukul 8.15 pagi.. ketika akan membeli tiket, tiba-tiba dari arah dalam stasiun/rel, ada suara teriak orang-orang yang sangat histeris..

Semua orang dekat saya pun, termasuk petugas berseragam biru KAI berlari ke arah suara tersebut..
Dari arah tersebut ada pula yang menuju keluar stasiun dan bilang "ada yang ketabrak kereta.." mendengar hal tersebut, jantung saya terasa berdegup kencang dan kaki saya seketika kaku seolah tak ingin beranjak dari tempat saya berdiri.. Orang-orang dekat saya pun masih penasaran apakah benar ada orang yang tertabrak kereta yang kini masih terhenti di rel stasiun Citayam..

Saya pun memberanikan diri untuk tetap membeli tiket dan masuk ke dalam stasiun..
Terlihat orang-orang masih ramai memperhatikan bawah rel yang masih tertutup oleh kereta..
Saya pun penasaran sekaligus takut, dan saya bertanya kepada salah satu petugas KAI:
"pak, kereta tetap jalan (beroperasi)?"..
 "iya masih" 
 "memangnya bener pak ada yang ketabrak?"
"iya, tapi belum tahu gimana kondisinya.."

Tidak berapa lama kemudian kereta bergerak menuju arah Jakarta.. Orang-orang pun makin riuh dan tegang.. Saya sendiri tidak berani melihat ke arah rel tersebut karena tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan orang yang tertabrak tersebut apabila kereta jalan..
Setelah kereta lewat, ada salah satu petugas membawa tas dan sepatu yang mungkin adalah milik orang yang tertabrak tersebut.. Tiba-tiba dari arah luar stasiun sudah ada keramaian petugas.. Sepertinya mereka sedang mengevakuasi orang yang tertabrak tersebut..

Kemudian saya mendengar "ah gak seru.. kirain mati orangnya" celetuk salah seorang Bapak muda..

Jleb "Astagfirulloooh.." (dalam hati saya)

Parah yah itu Bapak "Helloooooo.. gimana kalau itu terjadi ke diri dia??, gimana kalo yang ketabrak saudara dia? anak dia? ayah dia?" Masih bisa bilang kayak gitu????"

kalau pun ia hanya bergurau, itu gak pantes banget menurut saya.. Tapi, Alhamdulillah, segala Puji bagi Alloh SWT.. kalau orang itu ternyata selamat.. saya senaaaang :D alhamdulillah

Yaa hari ini saya belajar banyak hal baik dari orang yang tertabrak dan orang-orang yang melihat..
Bahwa setiap kejadian terkadang ada yang diluar kendali kita, namun kita harus tetap hati-hati.. intinya tidak hanya berserah diri kepada Alloh SWT tanpa USAHA DAN DOA dalam hal apapun!!

Sebaiknya jika sedang distasiun atau menggunakan kendaraan umum
1.Jika terlambat dan terburu-buru, tetap usahakan fokus pada jalanan
>Berdirilah ditempat yang telah ditentukan yaitu dibelakang garis kuning..
2. Jika kereta sudah dekat, jangan menyebrang
3. Jangan menggunakan HP karena akan membuat tidak fokus
4. Jangan Mendengarkan lagu dari headset atau aerphone
5. Jangan mengobrol terlalu serius dengan rekan atau teman

Harapan saya sih, semoga Perkeretalistrikan di Indonesia ke depan sudah bisa tambah baik lagi.. mungkin bisa dicontoh negara tetangga kita, Singapura... Ketika saya tahun lalu berkunjung ke sana, MRT nya ada dibawah atau diatas jalanan.. jadi resiko kecelakaan dengan kendaraan lain ataupun pengguna jalan akan sangat tidak mungkin.. Selain itu keamanan dari segi fasilitas sangat bagus yaitu, antara ruang tunggu MRT dan rel di pagari pagar otomatis, sehingga apabila MRT telah berhenti dan pintu MRT telah terbuka, pintu pembatas antara ruang tunggu dan rel baru akan terbuka.. orang-orang disana pun sangat tertib dengan memberikan jalan bagi pengguna MRT yang akan keluar terlebih dahulu..

Ini juga pelajaran bagi kita, bahwa ketika kita melakukan kecerobohan, hal itu tidak hanya akan berdampak pada diri kita tetapi juga mungkin orang lain..

Yaaa, sekian dulu informasi dari saya..
Tetap Waspada ya dijalan.. Jangan lupa, Hati-hati dan berdoa! Karena bagaimanapun semua ada yang menguasai melebihi kemampuan kita :))

Salam,
Zahraniz Muhammad

KODE REFERRAL ASTRO : ZAHGGV

Sebagai emak pekerja, beli bahan belanjaan buat makan tiap hari, enaknya yang praktis dan banyak promo. Kalo harus ke pasar dulu atau swalay...