Thursday, 11 December 2025

#WhatsappBerAKHLAK 9 Desember 2025

Diolah dari inti sambutan Kepala Perpustakaan Nasional pada Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan Perpusnas

JABATAN

Bukan hanya ”sesuatu” yang bisa membuat bangga tapi juga berat pertanggungjawabannya.

Tugas sebagai pejabat fungsional adalah bagaimana memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat karena kini masyarakat semakin awas terhadap kinerja ASN. Terlebih pemahaman fungsi perpustakaan sudah bergeser, sehingga harapan terhadap perpustakaan dan Pustakawan itu sendiri menjadi lebih besar.

Fungsi pustakawan adalah fasilitator pengembangan ilmu pengetahuan, kreatifitas dan rasa ingin tahu masyarakat. Dalam kata lain sebagai penjaga ilmu pengetahuan, marwah dan martabat bangsa.

Tidak amanah adalah gerbang kehancuran dari semua tugas mulia ini. Mari kita jalankan tugas dan tanggung jawab sepenuh hati dan dengan kesungguhan. Jika mengerjakan dengan suka hati dan mencintai pekerjaan itu, hati akan bersuka cita sehingga akan menjadikan kita sehat lahir dan batin.

Memasuki akhir tahun anggaran, tugas semakin besar ditengah tuntutan internal dan eksternal. Sifat dan sikap kritis sangat diperlukan demi perbaikan.

Pesan penting Prof. E. Aminuddin Aziz, Ph.D., beliau membuka ruang untuk berdiskusi dengan siapapun. Jangan hanya mengeluh tapi silahkan disuarakan. Bersama-sama juga  perbaiki kinerja yang masih kurang untuk mewujudkan tujuan mulia yaitu Perpustakaan hadir demi martabat bangsa.

Untuk yang baru dilantik, selamat mengemban amanah!

Barakallah wa innalillah...


"Seorang pemimpin yang bijaksana adalah pemimpin yang mau mendengarkan dan belajar dari orang lain." - Richard Branson


Link Buku Saku ASN BerAKHLAK:

https://s.id/BUKUSAKUASNBERAKHLAK 


Yuk niatkan bekerja sebagai ibadah dan lakukan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara πŸ’ͺ🏻🫢🏻


#ASNBerAKHLAK

#PerpusnasRI

#PAPPBB

#AgenPerubahan

#banggamelayanibangsa

Tuesday, 2 December 2025

#WhatsappBerAKHLAK #AgenPerubahan #Perpusnas 2 Desember 2025


Amanah Pimpinan Apel Perpusnas 1 Desember 2025, Bapak Chaerul Umam dengan masukan.

Selama 11 bulan di tahun 2025 ini, kita telah beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi serta menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Namun, capaian strategis dari Perpusnas serta peningkatan layanan tetap berhasil dilakukan. Meski harus diakui masih ada beberapa yang harus ditingkatkan.

Sarana-prasarana, kepegawaian dan ekspektasi dari berbagai pihak yang belum dapat semuanya terpenuhi tetap harus menjadi perhatian bersama. Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk menjadi waktu untuk evaluasi diri apakah pelayanan yang telah kita berikan baik secara individu dan lembaga telah optimal dan perbaikan apa saja yang perlu dilakukan.

2025, tahun yang penuh tantangan, dengan efisiensi anggaran yang mempengaruhi berbagai program yang akan dijalankan, ditengah keterbatasan, namun semua hampir tetap dapat berjalan. Penajaman program, hasilnya tetap tercapai, berbagai penghargaan dan kerjasama juga dihasilkan.

Dalam beberapa bulan ke depan akan ada fasilitas kesehatan hasil kerjasama Perpusnas dengan Kementerian Kesehatan. Hal ini perlu diperhatikan bahwa semua karyawan setidaknya mendapatkan kesempatan bergantian dalam fasilitas ini dan harus tepat sasaran.

Perbaikan perlu dilakukan. Tidak dengan buru-buru. Tapi tetap merubah untuk kebaikan dengan yakin dan kepastian. Namun tentu bukan hanya dengan terus menunggu dengan memperhatikan cara pendekatan merubah yang ”bathil” dan mengorbankan yang mempunyai hak.

Memasuki 2026, kita harus bisa memperbaiki integritas, semangat pelayanan dan memberikan pelayanan yang lebih berdampak pada publik. Hal ini dikarenakan Kita adalah wajah Perpusnas.

Semoga Tuhan menjaga marwah dalam menjalankan tugas sehingga dapat bertanggung jawab atas amanah yang diberikan.

Link Buku Saku ASN BerAKHLAK:

https://s.id/BUKUSAKUASNBERAKHLAK

 

Yuk niatkan bekerja sebagai ibadah dan lakukan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara πŸ’ͺ🏻🫢🏻

 

#ASNBerAKHLAK

#banggamelayanibangsa

#PerpusnasRI

#PAPPBB

#UpacaradaringPerpusnas

#ChaerulUmam

 

 

 

Monday, 24 November 2025

HARI ITU

 Hari itu,………………..

Rasanya jika ku ingat, mual, pening, dan bahkan ingin mati.

Tapi bisa-bisanya mereka bilang itu lebay.

Tau apa mereka tentang ini?

Aku pun dulu mungkin menjadi manusia jahat seperti mereka.

Hanya bisa berpendapat sesuai perkiraan saja tanpa memikirkan mereka yang mengalami.

Aku pun berjuang sendiri melawan sedih, kekecewaan dan bahkan kini menjadi sakit hati.

Tahu apa mereka?

Mungkin mereka tidak mengalami hingga bisa-bisanya mulutnya berbisa seperti ular cobra.

Jika aku tak kuat, mungkin sejak minggu-minggu awal aku sudah berpindah alam.

Lalu, kenapa aku masih disini untuk menulis perasaanku?

Mungkin karena aku bodoh, yang terus percaya dan percaya.... bahkan berharap pada sang Maha Kuasa.

Kadang, badut disekelilingku menjadi hiburanku.

Betapa aku ingat kata-kata sampah dari mulut mereka yang tak cocok dengan gelar dan kedudukan serta status yang mereka punya.

Kadang aku juga ingat badut bermuka dua, manis di depan, namun entah dibelakang. Menyalahkanku untuk mencari aman saat ku tak dengar.

Intinya, dunia ini mulai menyeleksi dan menyisakan orang-orang baik dan pantas aku sebut teman setelah hari itu. Ya, hari itu.....

Sejak hari itu pun aku mampu menjadi pembohong ulung, aku mampu sapa mereka yang seharusnya tak perlu ku sapa lagi.

Ya, hari itu menjadi titik balik semuanya. Ya, hari itu menjadi hari pertama ku di dunia yang penuh kepalsuan.

Ya, hari itu aku ditunjukkan, bahwa yang kau anggap baik, bisa jadi manusia paling bejat yang dikenal.

Lagi-lagi ku hanya bisa bilang, terima kasih Tuhan. Sungguh aku.............

Sudahlah.. semoga di depan, aku dapat menjadi seseorang yang dianggap teman pada seseorang yang mengalami kata yang sangat ku benci..


UI Depok, 22 November 2025

Wednesday, 19 November 2025

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI)

 #WhatsappBerAKHLAK #AgenPerubahanPAPPBB

19 November 2025


Organisasi profesi di bidang perpustakaan ini telah berumur 52 tahun pada tahun 2025. Namun apa saja yang telah dilakukan? Dengan kepengurusan yang baru, semoga banyak gebrakan yang dilakukan untuk kebaikan bersama. Dimana perpustakaan benar-benar menjadi tempat yang mendukung segala programnya demi martabat bangsa. Namun program disini bukan hanyalah program yang dijalankan dan diceklis sudah berjalan sesuai anggaran. Harus lebih dari itu, ada hal-hal yang semestinya IPI juga perhatikan, yaitu menciptakan keamanan dan kenyamanan kerja dari Pustakawan itu sendiri diberbagai level dan tempat.

Joko Santoso, sebagai Ketua Umum IPI terpilih untuk masa 2025-2028 berkomitmen mengarahkan IPI menuju gerak organisasi yang bernilai ADEM (Advokatif, Demokratis, Efektif, Mengayomi) dan menjadikan IPI menjadi rumah bersama pustakawan Indonesia. Diharapkan komitemen tersebut menjadi dasar untuk memperhatikan apa saja yang sedang terjadi di dunia Kepustakawanan, baik yang terlihat dan terdengar oleh IPI.

Mengutip pernyataan Kepala Perpusnas sekaligus Ketua Dewan Pembina IPI, E. Aminudin Aziz pada Pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), Periode 2025–2028 di Jakarta, Senin (17/11/2025) bahwa “Menjadi pengurus tentu adalah adanya kesiapan untuk mengurus, bukan yang mau diurus”.

Akankah IPI benar-benar menaungi permasalahan yang terjadi di dunia Kepustakawanan? Atau hanya sekedar berbangga menyebut diri sebagai organisasi profesi? Sebagai bagian dari dunia perpustakaan ini, kita perlu mendoakan dan mendorong IPI menjalankan peran dan fungsinya sebagaimana organisasi profesi lainnya yang telah berusaha maksimal hadir di tiap tahap perkembangan profesi.

Saran dan kritik bukanlah ancaman, justru semestinya dijadikan pengingat dan dasar evaluasi.

Selamat bertugas kepada pengurus baru IPI 2025-2028. Semoga amanah!

 

Rujukan dan bisa dibaca lengkap:

https://www.perpusnas.go.id/berita/pengukuhan-pengurus-pusat-ipi-2025-2028-tegaskan-peran-pustakawan-sebagai-garda-depan-bangsa

 

Link Buku Saku ASN BerAKHLAK:

https://s.id/BUKUSAKUASNBERAKHLAK

 

Yuk niatkan bekerja sebagai ibadah dan lakukan sebaik-baiknya untuk bangsa dan negara πŸ’ͺ🏻🫢🏻

 

#ASNBerAKHLAK

#PerpusnasRI

#PAPPBB

#banggamelayanibangsa

#IkatanPustakawanIndonesia

#IPI

#IPIPerpusnas

#PerpustakaanNasionalRepublikIndonesia

Tuesday, 11 November 2025

KARENA ILMU, USAHA DAN DOA!

Hari ini Tuhan menunjukkan hal indah. Hal yang gak pernah terbayangkan. Hal yang mungkin dulu hanya terucap dihati "WAH KEREN BANGET. ADA YA MAHLUK ITU DI DUNIA. TAPI SEREM BANGET. GEDE BANGET YA. MAKAN ORANG GA YA?" Hahahaha

Dan hari ini, saya lihat dan pegang sendiri mahluk itu.

Hiu paus, hiu tutul, dll, itu nama mahluknya.

Namanya Sherly.

Ukurannya besar banget banget.

Ada dilaut lepas.

Dan hari ini, yap, saya lihat dan pegang langsung.

Dulu waktu kecil pernah nonton acara TV Discovery channel, seingat saya tentang hewan-hewan, ya termasuk Hiu paus ini.

Gak nyangka banget, melalui pekerjaan, diwaktu istirahat setelah bekerja, Allah SWT menuntun dan memberikan rezeki melihat langsung hewan tersebut.


Tadi saat melihat langsung Sherly, nama dari penduduk setempat untuk hewan itu, saya sempat video call suami tercinta, umy tercinta... mereka "speechless" :D
Tapi sayang bayi2 mungil saya sedang sekolah, jadi tidak bisa video call :"(

Intinya, rasanya gak mungkin sih kalau tanpa ilmu. tanpa usaha. tanpa doa.

Kesungguhan belajar, sekolah-kuliah, tanggung jawab terhadap beasiswa yang di dapat, berjuang dapat pekerjaan yang baik dengan cara halal.

Balasannya, ya seperti ini.

Tapi jika ditanya, apa tetap mau merubah status sekarang?

Ya InshaAllah tetap berdoa Allah SWT berikan saya tempat dan lingkungan yang baik untuk dunia-akhirat saya.

Aamiin.

MAN JADDA WA JADAA!! - SIAPA YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH, PASTI BERHASIL!!


Provinsi Gorontalo, 11 November 2025

21:38 WIB


https://lynk.id/sfzahra14


Tuesday, 1 July 2025

Aby Sholeh :)

Masih menjadi pertanyaan, kenapa aby tak pernah hadir dalam mimpi.....

Padahal pintaku tak berat, aku hanya ingin peluk ia dalam tidurku yang singkat.

Aku ingin ia memelukku dan menghapus tangisku, meyakinkanku, bahwa Tuhan kami, menyayangiku dengan cara lain hehehe..


Aby, Farah, Umy, Rifa'


Namun, sejak ia pergi 31 tahun yang lalu, hanya ku ingat beberapa kali, ya, hanya 1-2 kali ia mendatangi dalam tidurku. Akupun hanya ingat kisah kami dalam mimpi hanya 1 kali saja. Itupun, ia tak berbicara.


Rasanya, tak berhakkah ku dapatkan kasih sayangmu, Aby??

Meski hanya dalam mimpi. Tak ada kenangan yang ku ingat tentangmu.

Aku bahkan tak ingat saat usia ku 1-2 tahun, bagaimana kau perlakukan ku. Hanya bisa ku menerka dari kisah yang Umy ceritakan padaku tentang bagaimana engkau menjadi seorang ayah.

Umy bilang, kau sangat menyayangiku. Meski watak keras yang kau turunkan padaku, namun kau begitu lembut pada anakmu ini.

Lantas, kenapa kau tak rayu Tuhan yang maha rahman dan rahim untuk mendatangiku sejenak dalam mimpi Aby?

Tak rindukah kau padaku?

Atau kau sudah bahagia di Surga Firdaus sana??? Hingga, kau tak ingat padaku???


Aby, inginku, hadirlah, peluk dan bermainlah denganku ditaman yang hijau dan dipenuhi bunga berwarna pink, sambil aku bermain ayunan.

1 Juli 2025.


Kini, ku hanya akan dan berusaha pastikan, anak-anakku yang cantik, mungil dan pintar itu selalu merasakan kasih sayang Aby nya.

Btw, I LOVE YOU SYARIFAH HANIFAH PRIZALILY, SYATILLA ADZKIYA PRIZAL :* :')




Wednesday, 25 June 2025

Personal Assistant and Diplomat!


Kak Jade (Personal Assistant of Egypt Ambassador)

Demi ikut kelas Kak Jade, seorang personal assistant di Egypt Embassy, aku skip jam kedua kelas bahasa inggris di hari sabtu, 21 Juni 2025. Hehehehe

 

Pertama kali kenal Kak Jade waktu aku ikut kunjungan ke Egypt Embassy Jakarta, sekitar bulan Mei lalu. Ketika lihat jobdesknya, aku mengingat masa-masa di FISIP UI dan Perpusnas, ketika menjadi staf administrasi dan pustakawan yang merangkap hampir bisa dikatakan sebagai personal assistant, karena pekerjaan yang aku lakukan kadang terkait hal pribadi dari pimpinan. But I'm okay with it as long as it's reasonable and easy to do.

Tapi seru sih, meski cape. Mungkin karena aku juga bukan seorang introvert. Hahahaha.

Aku lebih suka kerja 'mobile' dan bertemu banyak orang.

Aku ingat, ketika di FISIP UI, banyak staf yang 'malas' berurusan dengan dosen karena berbagai alasan, aku malah dengan senang hati yang akan maju menghadapi dosen-dosen hebat disana.

Bagiku ketika berinteraksi dengan Dosen-dosen, kadang, aku belajar dan mendapatkan banyak hal, misalnya melihat semangat mereka, cara mereka berkomunikasi, bagaimana mereka menanggapi sesuatu disekitar mereka, dan masih banyak lagi. Yang pasti, mereka yang tidak hanya bergelar namun juga bijak, akan memperlakukan staf dengan ramah dan hangat. Wah intinya kalo diceritain banyakan serunya dibanding dukanya hehehe.

Dari FISIP UI, aku bisa kenal banyak orang-orang hebat termasuk manajer pertama saya yang keren abis yaitu Mba Riris (Dwi Ardhanariswari Sundrijo, Ph.D.), Prof. Eko Prasojo, Prof. Imam Prasodjo, Prof. Suraya Afiff, Kania Saraswati, Ph.D., Ikhsan Darmawan, Ph.D., Iqrak Sulhin, Ph.D., dan masih banyak lagi.

Meskipun sebenarnya aku sudah banyak tau dosen-dosen hebat lainnya di FISIP UI dari sebelum bekerja disana sih. Tepatnya sejak SMA sudah kenal rata-rata dosen FISIP hehehe. Karena banyak pembicara politik hebat dari sana, dan jujur aku sudah menyukai berita tentang politik dari sejak SMA dan mengenal mereka melalui televisi ketika menjadi narasumber terkait isu politik dan sosial hehehe.

Begitu juga pengalaman di Perpusnas, ketika banyak diajak pimpinan beredar mengikutinya, aku banyak belajar hal baru dan dikenalkan oleh banyak orang-orang tidak hanya internal tapi juga eksternal. Aku jadi belajar bagaimana berusaha tetap profesional ketika sudah lelah hahahaha.

Balik ke kelas Kak Jade yang ternyata mengundang Diplomat muda dari Kementerian Luar Negeri dooong, namanya Kak Yuta.


Kak Yuta, Diplomat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Wah emang worth it banget dengan biaya yang murah cuma 150ribu bisa ngobrol langsung dengan mereka.

Jiwa kerja 'mobile' dan everywhere ku meronta-ronta. wkwkwkk....

Dan dari kelas ini, aku kayak merecall tentang apa saja yang harus disiapkan menjadi seorang personal assistant (pa). PA tidak bisa memikirkan dirinya sendiri, ia harus mampu beradaptasi dan memikirkan kondisi orang lain. Hal ini sangat diperlukan agar dapat dengan mudah berkoordinasi dilapangan. Selain itu, penampilan harus dijaga karena pa akan bertemu banyak orang dalam banyak sutuasi.

Selain itu, aku belajar bagaimana ketenangan diri dari seorang Diplomat muda tersebut, dimana ia melatih diri untuk bersikap tenang dalam situasi apapun.

Kayaknya kalo ada reinkarnasi, bisa mengulang hidup, aku bakal ambil jurusan HI dan lamar jadi Diplomat hahaha.

Yah karena sudah tercebur ke dunia perpustakaan ini, yasudah yaaaa.......

Cuma bisa inget firman Allah SWT "Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum, kecuali mereka berusaha merubahnya." daaaaan MAN JADDA WAA JADAA...

Yuk, bisa yuk! Meski cape banget.........


Aku, seluruh peserta dan Narasumber Kak Jade dan Kak Yuta


Monday, 12 May 2025

Palestine will be Free! Insha Allah

Ini (bukan) awal mula

Setelah peristiwa 7 Oktober 2023 yang lalu, Palestina 'muncul lagi'.

Pembantaian demi pembantaian, pengeboman dan penangkapan warga Palestina oleh tentara Zion1s menjadi berita yang tak henti muncul di berbagai media sosial, khususnya di media sosial instagram.

Namun sayang, ternyata bukan hanya dari tanggal 7 Oktober 2023 yang lalu saja. Warga Pelstina merasakan penderitaan dibawah penjajahan Zion1s yang seenaknya, sudah hampir 75 tahun lalu mereka merasakan hal tersebut.

Saya ingat,  ketika SD, saya pernah membaca sebuah majalah dirumah milik 'ncing' saya (panggilan untuk paman dalam budaya Betawi). Saya lupa nama majalah tersebut, namun majalah tersebut membahas mengenai Palestina yaitu wilayah Palestina dibagi menjadi dua yaitu Tepi Barat dan Gaza. Gambaran sejarah mengenai Palestina dan keadaan yang terjadi di sana dan membuat saya takut serta bersedih terhadap keadaan mereka yang diceritakan majalah tersebut. Namun, begitu pun dengan saya, permasalahan mengenai Palestina seolah hilang dan tak lagi menjadi perhatian saya.

Hingga di penghujung tahun 2023 ini, kabar mengerikan melalui media-media mengenai Palestina kembali terdengar. Mulai dari pengeboman kawasan pemukiman warga sipil, penembakan secara brutal oleh tentara zion1s, hingga penangkapan warga sipil yang tak bersalah. Tak hanya itu, kebiadaban tentara Zion1s juga terlihat dengan penghancuran rumah sakit dan rumah ibadah dengan dalih ada "H*mas" didalamnya.

Banyak relawan asing yang pernah atau sedang bertugas di rumah sakit di Gaza mengungkapkan bahwa selama mereka bekerja di sana tidak pernah ada yang namanya H*mas. Mereka mempersilahkan tentara Zion1s membuktikan asumsi mereka dengan menggunakan alat canggih mereka (saya lupa namanya), untuk melihat dari satelit apakah benar di gedung-gedung rumah sakit yang mereka curigai ada H*mas.

Bagaimana jika itu terjadi di negara kita? atau pada saudara kita? atau bahkan lebih mengerikan, bagaimana jika itu semua terjadi pada kita?

Masihkah kita katakan, "Ah biar saja, urusan di negeri sendiri juga banyak.", "Salah sendiri kenapa tidak mau membagi tanahnya".. dan komentar-komentar bodoh dan jahat lainnya.

Namun dibalik ini semua, ada hal luar biasa yang saya dapatkan dan mungkin akan jadi pahala surga untuk rakyat Palestina tercinta. Terima kasih Palestina, berkat kalian, saya lebih bersyukur menjalani hidup. Rasanya malu jika makan tak habis, rasanya malu jika membeli banyak makanan atau minuman hanya karena "mau". Rasanya malu jika saya sok sibuk urusan dunia saja, rasanya malu jika saya tak mampu membagi waktu antara bekerja dan memperhatikan anak, dan yang paling menginspirasi dari kalian adalah banyak di antara kalian adalah Hafidz Quran, kalian juga berpendidikan tinggi ditengah kesulitan dan keterbatasan yang kalian hadapi.

Itu jadi inspirasi saya juga untuk mengajarkan anak-anak saya agar mereka mempunyai simpati kepada orang-orang yang tertindas dan menyemangati agar anak-anak saya menjadi ilmuwan besar yang solehah,  yang kelak semoga dapat membantu sesama yang membutuhkan. AAMIIN. INSHA ALLAH.


Palestina di Hati

Saya katakan pada anak-anak saya agar mereka bersyukur Allah SWT berikan hidup yang sehat, rumah yang bagus, teman-teman yang baik, makanan yang banyak, bisa bermain dengan bebas, sedangkan dibumi Palestina, seusia mereka harus merasakan sedih, sakit, kehilangan orang tua bahkan seluruh keluarga. Setiap hari mereka harus mendengar suara bom yang kencang, mendengar peluru-peluru ditembakkan oleh tentara Zion1s, kelaparan, kesulitan mencari air bersih untuk minum, tempat tinggal di pengungsian yang seadanya, serta tekanan dari tentara Zion1s yang mengintai mereka tiap saat.

Pernah ketika saya tertawa terbahak, tiba-tiba saya teringat nasib kalian di sana. Dan sejenak saya terhenti.

Jujur, saya merasa lemah karena belum bisa membantu secara langsung. Saya hanya dapat mem posting keadaan kalian di sana dengan harapan semakin banyak orang di sekeliling saya "sadar" tentang kalian. Tahukah kalian? sebelum mem posting sesuatu mengenai Palestina melalui instagram pribadi saya, saya harus mengecek apa isinya dan benarkah dari sumber terpercaya?

Dengan sangat terpaksa saya harus melihat hal-hal yang menyedihkan, yang mungkin sebelumnya hanya saya lihat di film. Kadang saya tak kuat dan akhirnya saya skip :'( Geram, juga pernah saya rasakan ketika melihat pemimpin dunia Islam yang seolah "diam" saja termasuk video-video SETANNYAHU yang menyerukan perang kepada siapa saja yang menghalangi mereka. Tapi apa daya? saya pun hanya bisa berdoa

Saya berharap suatu saat saya dapat memberikan sesuatu yang saya miliki untuk membantu kalian.

Tidak hanya untuk saudara muslim, tapi juga nasrani/kristen dan bahkan yahudi Palestina yang menjadi korban keberingasan Zion1s.


Lakukan sesuatu


Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo (pada masanya) langsung dan juga Menteri Luar Negeri Indonesia Ibu Retno Marsudi, berlanjut ke masa kepresidenan Prabowo, sudah menentang dan dengan tegas tegas menyatakan mendukung Palestina merdeka. Melalui berbagai cara sudah dilakukan pemerintah guna menghentikan penjajahan Zion1s terhadap Palestina.

Sebagai warga negara, sebagai seorang muslim dan muslimah, DAN SEBAGAI SEORANG MANUSIA. Ayo kita bantu sebisa kita untuk memudahkan saudara kita di Palestina.

Tidak hanya di Gaza yang menderita, tapi juga di Tepi Barat (West Bank).


Kita bisa berdoa untuk kemenangan Palestina merdeka, membagikan informasi mengenai penderitaan dan perjuangan bangsa Palestina maupun berdonasi ke Palestina melalui lembaga terpercaya. Sampai saat ini, saya percayakan bantuan saya ke MER-C Indonesia karena relawan mereka telah banyak turun dan membantu langsung bangsa Palestina di lapangan.

Thank you, MER-C INDONESIA :')


Atau jika ada lembaga lain yang terpercaya, silahkan.


Instagram yang dapat dikunjungi untuk mengetahui info Palestina yaitu

@eye.on.palestine

https://www.instagram.com/eye.on.palestine/

@motaz_azaiza

https://www.instagram.com/motaz_azaiza/

@palestineembassy.id

https://www.instagram.com/palestineembassy.id/

@bangonim

https://www.instagram.com/bangonim/

@retno_marsudi

https://www.instagram.com/retno_marsudi/

@kemlu_ri

https://www.instagram.com/kemlu_ri/

(Silahkan tambahkan dikolom komentar)


Untuk gambar-gambar korban sipil rakyat Palestina sengaja tidak saya berikan disini. Silahkan kunjungi instagram-instagram di atas. Bagi yang belum pernah lihat, kuatkan mental ya :'(

KODE REFERRAL ASTRO : ZAHGGV

Sebagai emak pekerja, beli bahan belanjaan buat makan tiap hari, enaknya yang praktis dan banyak promo. Kalo harus ke pasar dulu atau swalay...